Ini adalah sekelumit kisah tentang keseharian saya, dari sekian
banyak artikel yang sudah saya tulis (tidak di postkan) mungkin semuanya
menceritakan hal yang sama. Banyak kegagalan yang telah saya alami, banyak
kekecewaan yang terjadi, banyak kejatuhan, banyak kesalahan, intinya banyak
masalah :D namun disetiap permasalahan itu saya selalu memegang prinsip Allah turut bekerja dalam segala
sesuatu ; Hidup adalah belajar; Maju dengan langkah iman; pilihlah jalan yang
tepat dan benar.
Jadi saya lebih memilih untuk tidak berjalan sendiri kala
menghadapi semuanya, saya lebih suka untuk menaruhnya pada tangan ALLAH. Namun
ada satu pembelajaran yang saya dapat setelah sekian lama mengalami banyak hal
diatas. Memang sih tidak mudah untuk sekedar “percaya” dan berani maju.
Semuanya butuh proses dan waktu. Tergantung kita mau menjalani atau tidak, mau
belajar atau tidak.
Jangan merasa menjadi tidak berguna atau tidak “bergairah” setelah
anda mengalami masalah. Jangan merasa bahwa ini adalah akhir dari segala sesuatu,
ini adalah kiamatmu sendiri :D percayalah itu sangat berlebihan. Hahaha...
Justru setelah anda mengalami sebuah hal, pergumulan, atau masalah anda akan
jadi lebih terlatih dan lebih siap untuk maju dan tentunya siap untuk
“MELATIH”. Suatu saat kalau ada orang yang mengalami permasalahan persis
seperti apa yang anda alami, maka anda siap untuk menjadi berkat bagi mereka.
Asalkan anda memilih jalan dan tetap pada koridor yang benar, maka anda akan
menjadi solusi yang baik bagi mereka yang membutuhkan.
Pernah mendengar the power of kepepet? Istilah populer untuk orang
seperti saya yang dulu suka membuat tugas kuliah 1 hari sebelum deadline. :D
kenapa dengan power of kepepet? Jadi semakin kita dalam kondisi tertekan, maka
kita akan memaksa otak untuk berpikir lebih maka muncullah banyak ide (baik dan
buruk, silahkan pilih sendiri...) hahaha...
Be smart ! banyak-banyak lah membaca firman TUHAN, bacaan – bacaan
yang membangun dan membuatmu lebih bertenaga dan bergairah. Semakin kita smart
(tentunya berhikmat dan bijaksana), semakin kita enjoy dan tahu menjalani
hidup. Didalam Alkitab smart juga disebut hikmat, kita tahu raja Salomo dengan
hikmatnya yang luar biasa. Semuanya dimulai dari firman TUHAN (Baca Mazmur dan
Amsal) :D
Nah intinya, justru dari setiap masalah yang telah saya alami, saya
belajar banyak hal dan bisa menyampaikan kesaksian kepada mereka yang
membutuhkan. Seiring waktu berjalan, ada teman-teman yang TUHAN “kirim” untuk
sharing atau sekedar berbagi satu dua kisah. Karena saya merasa bahwa kisah
mereka bisa dibilang serupa tapi tak sama (hahahaha), maka dengan lugas saya
berani menyampaikan pengalaman saya kepada mereka.
Jadi berkat untuk orang lain bukan hanya tentang materi, tapi saat
seseorang bisa menangis haru kala mereka merasa ditopang dengan kesaksian yang
benar dan mereka kini punya kekuatan baru untuk bangkit. Eitss bukan karena
kita, tapi karena TUHAN, dan kita hanya alat-Nya yang berharga. Taburlah
banyak benih kebaikan dimulai dari benih yang terkecil yang dapat anda tabur, TUHAN yang akan menentukan mana yang tumbuh, mana yang
tidak. bahkan benih sesederhana senyum yang tulus dapat menumbuhkan hal - hal yang besar.
GOD bless :)
Jawan Udau...
No comments:
Post a Comment